Perempuan di Kaltim Barat menghadapi hambatan yang signifikan, terutama dalam akses terhadap pengetahuan berkualitas dan peluang ekonomi yang setara. Kebiasaan lokal yang kadang-kadang kuat dapat membatasi posisi mereka dalam kebijakan daerah. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, terdapat peluang baru, seperti di sektor industri berkelanjutan